Pages

Monday, February 6, 2012

membangun ketangguhan diri….


“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan ilmu tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan dimintai pertanggungjawabannya” (Al-Isra’:36)

Ketangguhan Pribadi adalah ketika seseorang berada pada posisi atau dalam keadaan telah memiliki pegangan prinsip hidup yang kokoh dan jelas. Ketangguhan itu akan semakin sempurna bila diwarnai oleh prinsip-prinsip yang benar. Ketangguhan pribadi tersebut tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan di bidang Intelegensia saja (IQ), tetapi juga ditentukan oleh kecerdasan Emosional (EQ) dan Kecerdasan Spiritual (SQ).


Konsep tentang Ketangguhan Pribadi ini dapat dijabarkan sebagai berikut.

Langkah Pertama : Mission Statement

1.     Konsisten dalam tekad

-          Kekuatan Impian

Orang besar berfikir  besar  dan memiliki  resiko  besar, Sementara  orang kecil berfikir  kecil dan memiliki resiko kecil (BIG THINK)

Orang besar  melakukan  hal-hal besar  dan  berdampak besar, sementara  orang kecil melakukan hal-hal kecil  dan berdampak  kecil (IMPACT)

Orang besar  berfikiran  jauh ke depan, sementara  orang kecil  berfikir  jangka pendek  dan untuk kepuasan  sesaat (VISI)

Para pahlawan melakukan pekerjaan  yang  tidak dikerjakan  oleh orang lain  pada  masanya (KEUNIKAN)

PEMIMPIN berfikir besar dan jauh ke depan, melakukan  amal yang berdampak besar dan unik.

-          Berani Gagal

“Kegagalan adalah bukan saat kita jatuh, melainkan saat kita tidak mampu bangkit lagi dari jatuh itu” (Hikmah)

-          Pemahaman Ajal

Abdullah bin Mas’ud ra berkata: Rasulullah membuat gambar segi empat, dan di tengah-tengahnya ada  garis  lurus memanjang hingga ke luar  garis kotak. Lalu Nabi menerangkan: ini MANUSIA, dan garis persegi itu kurungan AJALnya, sedangkan garis lurus panjang  yang keluar dari batas itu, ANGAN-ANGAN-CITA-CITA MANUSIA, dan garis kecil itu ialah GANGGUAN-GANGGUAN yang selalu menghinggapi manusia, maka bila kita selamat dari yang pertama, mungkin  terkena  yang kedua, jika ia terhindar dari yang satu terkena yang lain. (HR Bukhary)


Langkah Kedua : Character Building


Rasullullah SAW bersabda, “Ingatlah, dalam tubuh manusia itu ada segumpal daging. Kalau segumpal daging itu baik, maka akan baiklah seluruh tubuhnya. Bila rusak, niscaya akan rusak pula seluruh tubuhnya. Segumpal daging itu bernama qolbu”.

(HR. Bukhari – Muslim)


2.     Ilmu memahami diri

-          Terapi Kognitif (Memperbaiki Cara Berfikir)

-          5N dari TRUSTCO

N1-Niteni

N2-Niroake

N3-Nambah-nambahi

N4-Nemoake

N5-Nimbang-nimbang

3.     Tafakur (berfikir) pada diri sendiri

-          Terapi Mental (Memperbaiki Cara Merasa)

-          Pohon Karakter Manusia


Keterangan : Bagian akar tidak tampak, hanya batang, cabang, daun dan buah yang tampak diatas tanah .

Advis (nasehat/masukan) dari orang lain
Ibroh (pelajaran/hikmah) dari orang lain
-          Terapi Perilaku (Memperbaiki Cara Berperilaku)

-          Metode Setan dalam menggoda manusia

6.     Nama-i potensi kita

-          8 Kind Of Smart (SLIM-N-BIL)

Ø  Kecerdasan Spasial-Visual

Ø  Kecerdasan Linguistik-Verbal

Ø  Kecerdasan Interpersonal

Ø  Kecerdasan Musikal-Ritmik

Ø  Kecerdasan Naturalis

Ø  Kecerdasan Badan-Kinestetik

Ø  Kecerdasan Intrapersonal

Ø  Kecerdasan Logis-Matematis

-          Model ideal TRUSTCO®

Langkah Ketiga : Self Controlling

Istiqomah
-          Membangun kebiasaan

Abdullah
-          Keikhlasan

-          Tawakal


TIPS-TIPS PRAKTIS

Akronim:

Metode Setan


RENUNGAN DIRI


1.     Tanyakanlah kepada diri anda tentang apa dan siapa yang mempengaruhi pemikiran anda. Mungkin itu orang tertentu, pikiran tertentu, nilai tertentu, atau peristiwa tertentu.

2.     Cobalah untuk mengevaluasi pikiran-pikiran itu, untuk kemudian merumuskan kembali nilai-nilai hidup anda. Yaitu nilai-nilai kebenaran, kebaikan, dan keindahan.

3.     Luaskan wawasan dan pengetahuan anda, tentang pengetahuan apa saja, dan tentu secara khusus wawasan dan pengetahuan agama, secara terus menerus. Atau jadilah pembelajar seumur hidup.

4.     Tanyalah diri anda setiap saat dengan pertanyaan ini, “Dengan cara apa anda ingin bertemu Allah di akhirat?” jawaban atas pertanyaan ini selanjutnya menjadikan dasar anda unutk merumuskan visi dan misi hidup anda serta idealisme atau nilai-nilai tertinggi yang anda junjung tinggi dalam hidup anda.

5.     Lawanlah setan pada langkah pertama! Kontrol semua lintasan pikiran yang lewat dalam jiwa dan benak anda! Inilah Cognitif Control yang akan memberi anda kesadaran berkesinambungan. Untuk itu, anda harus menyediakan pikiran baik sebagai pengganti pikiran buruk yang melintas dalam benak dan jiwa anda

6.     Renungkan! Lakukanlah hal tersebut untuk menciptakan kejernihan dalam pemikiran serta dalam penghayatah hidup anda! Biasakanlah berkhalwat, atau beruzlah, atau beri’tikaf beberapa menit dalam sehari atau beberapa saat dalam sepekan

7.     Biasakanlah mencatat setiap gagasan baru yang muncul dalam pemikiran anda setiap saat.

8.     Lakukanlah perjalanan dari waktu ke waktu secara teratur untuk melihat lebih banyak pojok dunia dan lebih banyak sisi kehidupan. Itu akan memperkaya kesadaran hidup anda!

9.     Tulislah karakter buruk yang ingin anda hilangkan dari diri anda dan karakter baik yang ingin anda miliki, serta mudharat dan manfaat masing-masing karakter itu. Kesadaran akan manfaat dan keuntungan adalah sumber motivasi. Kesadaran akan ancaman adalah sumber kekuatan pengendalian diri.

10.  Berdoalah kepada Allah untuk memperoleh karakter yang anda inginkan dari diri anda! Sebut nama karakter itu satu persatu. Ulangi doa tersebut setiap saat, terutama bila ada momentum yang tepat.

0 comments:

Post a Comment